Tuesday, October 9, 2018

            

AWAS! JANGAN DEKATI ZINA!

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32)
Penjelasan makna ayat
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا
Dan janganlah kalian mendekati zina.
Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata tentang ayat ini: “Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam rangka melarang hamba-hamba-Nya dari perbuatan zina dan larangan mendekatinya, yaitu larangan mendekati sebab-sebab dan pendorong-pendorongnya.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir, 5/55)
Asy-Syaikh As-Sa’di rahimahullah menjelaskan tentang ayat ini di dalam tafsirnya, “Larangan mendekati zina lebih mengena ketimbang larangan melakukan perbuatan zina, karena larangan mendekati zina mencakup larangan terhadap semua perkara yang dapat mengantarkan kepada perbuatan tersebut. Barangsiapa yang mendekati daerah larangan, ia dikhawatirkan akan terjerumus kepadanya, terlebih lagi dalam masalah zina yang kebanyakan hawa nafsu sangat kuat dorongannya untuk melakukan zina.” (Lihat Taisir Al-Karim Ar-Rahman, hal.457)
إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً
Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji.
Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Maksudnya adalah dosa yang sangat besar.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir, 5/55)
Asy-Syaikh As-Sa’di berkata, “Allah subhanahu wata’ala menyifati perbuatan ini dan mencelanya karena ia (فَاحِشَةً) adalah perbuatan keji.
Maksudnya adalah dosa yang sangat keji ditinjau dari kacamata syariat, akal sehat, dan fitrah manusia yang masih suci. Hal ini dikarenakan (perbuatan zina) mengandung unsur melampaui batas terhadap hak Allah dan melampaui batas terhadap kehormatan wanita, keluarganya dan suaminya. Dan juga pada perbuatan zina mengandung kerusakan moral, tidak jelasnya nasab (keturunan), dan kerusakan-kerusakan yang lainnya yang ditimbulkan oleh perbuatan tersebut.” (Lihat Taisir Al-Karim Ar-Rahman, hal.457)
وَسَاءَ سَبِيلًا
dan (perbuatan zina itu adalah) suatu jalan yang buruk.
Al-Imam Ath-Thabari rahimahullah mengatakan, ”Dan zina merupakan sejelek-jelek jalan, karena ia adalah jalannya orang-orang yang suka bermaksiat kepada Allah subhanahu wata’ala, dan melanggar perintah-Nya. Maka jadilah ia sejelek-jelek jalan yang menyeret pelakunya kedalam neraka Jahannam.” (Tafsir Ath-Thabari, 17/438)
Asy-Syaikh As-Sa’di rahimahullah menafsirkan lafazh ayat (yang artinya) ”suatu jalan yang buruk” dengan perkataannya, ”Yaitu jalannya orang-orang yang berani menempuh dosa besar ini.” (Lihat Taisir Al-Karim Ar-Rahman, hal. 457)
Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah menyatakan bahwa Allah subhanahu wata’ala mengabarkan tentang akibat perbuatan tersebut. Bahwasannya perbuatan tersebut adalah sejelek-jelek jalan. Karena yang demikian itu dapat mengantarkan kepada kebinasaan, kehinaan, dan kerendahan di dunia serta mengantarkan kepada adzab dan kehinaan di akhirat. (Lihat Al-Jawab Al- Kafi, hal. 206)
Hal-hal yang mengantarkan kepada perbuatan zina
Islam adalah agama rahmatan lil ’alamin. Islam menutup rapat-rapat semua celah yang dapat mengantarkan seorang hamba kepada kejelekan dan kebinasaan. Atas dasar ini, disaat Allah subhanahu wata’ala melarang perbuatan zina, maka Allah subhanahu wata’ala melarang semua perantara yang mengantarkan kepada perbuatan tersebut. Disebutkan dalam kaedah fiqih:
وَسَائِلُ اْلأُمُورِ كَالْمَقَاصِدِ
Perantara-perantara seperti hukum yang dituju.
Zina adalah perbuatan haram, maka semua perantara/wasilah yang dapat mengantarkan kepada zina juga haram hukumnya. Diantara perkara yang dapat mengatarkan seseorang kepada zina adalah:
1.   Memandang wanita yang tidak halal baginya
Penglihatan adalah nikmat Allah subhanahu wata’ala yang sejatinya disyukuri hamba-hambanya. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya): ”Dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.” (An-Nahl: 78). Akan tetapi kebanyakan manusia tidak mensyukurinya. Justru digunakan untuk bermaksiat kepada Allah subhanahu wata’ala. Untuk melihat wanita-wanita yang tidak halal baginya. Terlebih di era globalisasi ini dengan segenap kecanggihan teknologi dan informasi, baik dari media cetak maupun elektronik, seperti internet, televisi, handphone, majalah, koran, dan lain sebagainya, yang notabene-nya menyajikan gambar wanita-wanita yang terbuka auratnya. Dengan mudahnya seseorang menikmati gambar-gambar tersebut. Sungguh tak sepantasnya seorang hamba yang beriman kepada Allah subhanahu wata’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan hal itu.
Pandangan adalah sebab menuju perbuatan zina. Atas dasar ini, Allah subhanahu wata’ala memerintahkan kepada para hamba-Nya yang beriman untuk menundukkan pandangannya dari hal-hal yang diharamkan. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya): Katakanlah (wahai nabi), kepada laki-laki yang beriman: ’Hendaklah mereka menahan sebagian pandangan mata mereka dan memelihara kemaluan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah subhanahu wata’ala Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan sebagian pandangan mereka dan memelihara kemaluan mereka.” (An-Nur: 30-31)
Allah subhanahu wata’ala memerintahkan orang-orang yang beriman, baik laki-laki maupun perempuan untuk menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya. Termasuk menjaga kemaluan adalah menjaganya dari: zina, homosex, lesbian, dan agar tidak tersingkap serta terlihat manusia. (Lihat Adhwa’ Al-Bayan, Al-Imam Asy-Syinqithi 6/126)
Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata: ”Ini adalah perintah Allah subhanahu wata’ala kepada hamba-hamba-Nya yang beriman agar mereka menundukkan pandangan-pandangan mereka dari apa yang diharamkan. Maka janganlah mereka memandang kecuali kepada apa yang diperbolehkan untuk dipandangnya. Dan agar mereka menjaga pandangannnya dari perkara yang diharamkan. Jika kebetulan pandangannya memandang perkara yang diharamkan tanpa disengaja, maka hendaklah ia segera memalingkan pandangannya. Hal ini sebagaimana yang diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim dalam Shahihnya dari shahabat Jarir bin Abdullah Al-Bajali radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: “Aku bertanya kepada baginda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tentang pandangan secara tiba-tiba, maka beliau memerintahkanku untuk memalingkan pandanganku.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir, 5/399)
Manakala perbuatan zina bermula dari pandangan, Allah subhanahu wata’ala menjadikan perintah menahan pandangan lebih dikedepankan ketimbang menjaga kemaluan. Karena semua kejadian bersumber dari pandangan. Sebagaimana api yang besar bermula dari api yang kecil. Bermula dari pandangan, lalu terbetik di dalam hati, kemudian melangkah, akhirnya terjadilah perbuatan zina. (Lihat Al-Jawab Al- Kafi, hal. 207)
2.    Menyentuh wanita yang bukan mahramnya
Menyentuh wanita yang bukan mahram adalah perkara yang di anggap biasa dan lumrah ditengah masarakat kita. Disadari atau tidak, perbuatan tersebut merupakan pintu setan untuk menjerumuskan anak Adam kepada perbuatan fahisyah (keji), seperti zina. Oleh karena itu, Islam melarang yang demikian itu, bahkan mengancamnya dengan ancaman yang keras. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لأَنْ يَطْعَنَ فيِ رَأْسِ رَجُلٍ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيدٍ خَيْرٌ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لاَ تَحِلُّ لَهُ
”Seorang ditusuk kepalanya dengan jarum dari besi adalah lebih baik ketimbang menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Ath-Thabarani, no. 16880, 16881)
Dalam hadits ini terdapat ancaman yang keras bagi orang yang menyentuh wanita yang tidak halal baginya. Hadits tersebut juga sebagai dalil tentang haramnya berjabat tangan dengan wanita (yang tidak halal baginya). Dan sungguh kebanyakan kaum muslimin di zaman ini terjerumus dalam masalah ini. (Lihat Ash-Shahihah, no. 1/395)
Dalam hadits lain dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنْ الزِّنَا مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَاْلأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ
“Ditetapkan atas anak cucu Adam bagiannya dari zina akan diperoleh hal itu tidak mustahil. Kedua mata zinanya adalah memandang (yang haram). Kedua telinga zinanya adalah mendengarkan (yang haram). Lisan zinanya adalah berbicara (yang haram). Tangan zinanya adalah memegang (yang haram). Kaki zinanya adalah melangkah (kepada yang diharamkan). Sementara hati berkeinginan dan berangan-angan, sedang kemaluan yang membenarkan semua itu atau mendustakannya.” (HR. Muslim no. 2657)
3.    Berkhalwat (berduaan) di tempat sepi
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah memperingatkan dalam haditsnya yang agung:
لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ كَانَ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ
”Tidaklah seorang lelaki berduaan dengan seorang wanita kecuali yang ketiganya adalah setan.” (HR. At-Tirmidzi dan Ahmad)
Betapa banyak orang yang mengabaikan bimbingan yang mulia ini, akhirnya terjadilah apa yang terjadi. Kita berlindung kepada-Nya dari perbuatan tersebut.
Ber-khalwat (berduaan) dengan wanita yang bukan mahramnya adalah haram. Tidaklah seorang lelaki berduaan dengan seorang wanita yang bukan mahramnya kecuali ketiganya adalah setan. Apa dugaan anda jika yang ketiganya adalah setan? Dugaan kita keduanya akan dihadapkan kepada fitnah. Termasuk berkhalwat (yang dilarang) adalah berkhalwat dengan sopir. Yakni jika seseorang mempunyai sopir pribadi, sementara dia mempunyai istri atau anak perempuan, tidak boleh baginya membiarkan istri atau anak perempuannya pergi berduaan bersama si sopir, kecuali jika disertai mahramnya. (Lihat Syarah Riyadhus Shalihin Asy-Syaikh Al-’Utsaimin, 6/369)
4. Berpacaran
Berpacaran adalah suatu hal yang lumrah di kalangan muda-mudi sekarang. Padahal, perbuatan tersebut merupakan suatu perangkap setan untuk menjerumuskan anak cucu Adam ke dalam perbuatan zina.
Dalam perbuatan berpacaran itu sendiri sudah mengandung sekian banyak kemaksiatan, seperti memandang, menyentuh, dan berduaan dengan wanita yang bukan mahramnya, yang notabene merupakan zina mata, lisan, hati, pendengaran, tangan, dan kaki.
Itulah diantara hal-hal yang dapat mengantarkan anak cucu Adam kepada perbuatan zina. Barangsiapa menjaganya, selamatlah agamanya, insya Allah. Sebaliknya, barangsiapa lalai dan menuruti hawa nafsunya, kebinasaanlah baginya. Kita berlindung kepada Allah  dari kejelekan diri-diri kita. Amin.
Kerusakan yang disebabkan perbuatan zina
Kerusakan yang ditimbulkan oleh perbuatan zina adalah termasuk kerusakan yang sangat berat. Diantaranya adalah merusak tatanan masyarakat, baik dalam hal nasab (keturunan) maupun penjagaan kehormatan, dan menyebabkan permusuhan diantara sesama manusia.
Al Imam Ahmad rahimahullah berkata: ”Aku tidak mengetahui dosa besar apa lagi yang lebih besar setelah membunuh jiwa selain dari pada dosa zina.” Kemudian beliau v menyebutkan ayat ke-68 sampai ayat ke-70 dari surat Al Furqan. (Lihat Al-Jawab Al-Kafi, hal 207)
Nasehat untuk kaum muslimin
Para pembaca yang kami muliakan, sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati seorang hamba, itu semua akan dimintai pertanggungjawaban di hari kiamat kelak. Yang pada hari itu anggota badan seorang hamba; tangan, kaki, dan kulit akan menjadi saksi atas apa yang telah mereka perbuat. Manusia adalah tempat kesalahan dan dosa. Semua anak cucu Adam pernah berbuat kesalahan. Sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah yang paling cepat bertaubat.
Tolak ukur kebaikan seorang hamba bukanlah terletak pada pernah atau tidaknya dia berbuat kemaksiatan. Akan tetapi yang menjadi tolak ukur adalah orang yang segera bertaubat manakala berbuat kemaksiatan, serta tidak terus menerus berada dalam kubangan kemaksiatan.
Segeralah bertaubat, wahai hamba-hamba Allah, sebelum ajal menjemputmu! Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya): “Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera. Maka mereka Itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana. Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan yang hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, barulah ia mengatakan: “Sesungguhnya saya bertaubat sekarang.” dan tidak pula diterima taubat orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih.” (An-Nisaa’: 17-18)
Wallahu a’lam bishshowab.

Sunday, October 7, 2018

Materi Kelas AP

                    
         


             Pengertian Microsoft Exsel Dan Fungsinya

    pengertian microsoft Exsel adalah sebuah program atau aplikasi yang merupakan
 bagian dari paket instalisasi micsosoft office,berfungsi untuk mengelola data .

Kelebihan Microsoft Exsel
1 Mudah dipelajari untuk penguna pemula
2 Tersedia licensi dalam grosk
3 Digunakan berbagai industri,instansi dan pekerjaan
4 Mendukung visual basic

   Kekurangan Microsoft Exsel
1 Jumlah sel terbatas
2 Akses fungsi tertentu seferti fungsi statistik terbatas

   Fungsi Microsoft Exsel
1 Membuat,mengedit, mengurutkan,menganalisis
   dan mempormat data serta gerafiknya
2 membuat catatan ke uangan dan angaran ke uangan
3 melakukan perhitungan statika
4 Membuat daftar nilai sekolah maupunn universitas
5 Melakukan penelitian dan berbagai metode penelitian
6 Konversi mata uang
7 Membuat grafik persamaan matematika
 
       Rumus Exsel dan Fungsinya  
 MID: Digunakan untuk mengambil karakter tertentu dari sederet karakter
MAX : digunakan untuk mengambil nilai tertinggi dan sekumpulan data
MIN: digunakan untuk mengambil nilai terendah
AVERAGE: di gunakan untuk mengambil nilai Rata-rata
SUM: Digunakan untuk menjumlahkan semua data
UPPER:Membuat semua tex t yang da di sel menjadi huruf besar semua
LOWER: kebalikan dar UPPER
HLOOKUP: digunakan untuk membaca tabel/page secara horezontal
VLOOKUP:digunakan untuk membaca tabel/range secara  horezontal
AND: menghasilkan nilai TURE jika semua argumen
           yang di uji benar
COUNTIF: Digunakan untuk menbhitung cell dalam suatu reng
   
   karena  saya menulis artikel ini saya suka pelajaran Exsel walaupun
exsel rumit dan banyak rumus, tapi saya senang belajar exsel.tai bukan berati
saya tidak suka dengan pelajaran yang lain katena exsel lebih mudah saya cerna dan saya dapat
dan juga di kampung saya mutuh orang yang bisa tentang exsel.

Tuesday, October 2, 2018

Tips Hijrah Untuk Perempuan

Tips Hijrah Untuk Perempuan


Setiap perempuan di dunia ini seburuk apapun masa lalu nya, mereka selalu punya kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik dan juga memiliki kesempatan untuk menjadi muslimah salehah dengan cara “Hijrah” atau berubah menjadi lebih dekat dengan Allah SWT, salah satu nya adalah dengan menutup aurat dan mengenakan pakaian Syar’I. Namun untuk selalu menjadi lebih baik dari hari ke hari selalu menjadi tantangan tersendiri bagi seorang Muslimah. setidak nya ada 2 hal penting yang harus kita ketahui dalah proses “Hijrah”. Yang pertama adalah proses yang bisa kita control dalam diri kita yaitu segala sesuatu yang berhubungan dengan ikhtiar kita. Proses kedua adalah proses tidak bisa kita control dan datang nya dari Allah, ia rahasia, ia ghaib dan hanya Allah lah yang Tau, atau biasa kita sebut dengan “Hidayah”. Nah buat kamu yang sedang menjalani proses hijrah gak ada salahnya iho girls kamu ikutin tips berikut ini. Selamat mencoba :
1. Bersihkan Hati
Terkadang hati kita susah tersentuh oleh hidayah Allah, susah tersentuh oleh nilai – nilai kebenaran adalah karna jiwa dan hati kita masih kotor.Kita selalu mencari pembenaran terhadap apa-apa yang menurut kita benar tapi dalam pandangan islam adalah salah. Contoh yang simple adalah ketika kita enggan menggunakan kerudung dengan alasan “ah nanti susah cari kerja, nanti gimana mau makan nya?” atau “Lebih baik mana pake krudung tapi kelakuan buruk, atau ga pake tapi baik?”. Padahal antara lapangan pekerjaan dan menggunakan krudung tidak ada hubungannya sama sekali. Jika binatang yang melata saja rezeki nya di jamin oleh Allah SWT, lalu bagaimana bisa manusia yang diberkahi akal untuk berfikir takut kehilangan rezeki?
2. Niatkan Dengan Ikhlas
“Innama a’malu binniyyah” bahwa segala perkara ini tergantung dengan niat. Dan pastikan Niat kita berhijrah adalah karenaNya, Karena Allah SWT. TMungkin ketika nanti kita memuolai berhijrah aka nada cemoohan, ledekkan, atau bullying terhadap kita. Tapi, terkadang untuk sesuatu hal yang baik kita perlu untuk menjadi si tuli yang baik.
3. Jangan Menunda Hijrah
Kebanyakan wanita yang gagal hijrah adalah mereka yang suka menunda. “Ah nanti aja deh”. Kebiasaan kita adalah demikian karena rasa malas, perlu diketahui bahwa perkataan “sawfa.. sawfaa..”,”nanti aja deh… nanti aja” adalah bagian dari tentara – tentara iblis. Ingatlah nasehat Imam syafi’I “Aku pernah bersama orang – orang sufi. Aku tidaklah mendapat pelajaran darinya dari dua hal, dia mengatakan bahwa waktu bagaikan pedang. Jika kamu tidak memotong nya, maka ia yang akan memotongmu”
4. Berkumpul Dengan Orang Muslim
Rasulullah bersabda “Seseorang itu tergantung agama temannya. Maka, hendaklah salah seorang dari kalian melihat siapa temannya”(HR.Ahmad dan Tirmidzi) Jika kita memiliki sahabat – sahabat yang selalu membantu kita dalam ketaatan kepada Allah, pegang erat – erat dia, jangan pernah kau lepaskan. Karena, mencari sahabat yang baik itu susah, tetapi melepaskannya itu sangat mudah. Dimana kita bisa mencari sahabat yang baik ? Jangan cari mereka di keramaian tempat – tempat yang menyanyi jingkrak-jingkrak tanpa memerhatikan busana nya yang minim itu. Mereka bisa di cari di tempat – tempat yang Allah selalu memberikan berkah seperti Masjid, Halaqoh, Bilik – bilik rumah tempat mereka bersujud. Memilih teman yang baik selagi muda adalah jalan menuju surga.
5. Bersabar dan Nikmati Prosesnya
Kesabaran adalah sahabat terbaik baggi penuntut ilmu. Sebab, ilmu, takkan didapatkan tanpa kesabaran melalui proses yang panjang. Begitu juga dalam proses berhijrah, menikmati proses merupakan salah satu kunci untuk istiqomahkan hijrahmu.

Monday, September 17, 2018

Bacaan Dzikir Setelah Sholat 5 Waktu


Bacaan Dzikir Setelah Sholat 5 Waktu, Klik untuk Memperbesar





Download dzikir versi PDF


Berdasarkan poster di atas, bacaan dzikir setelah sholat wajib adalah sebagai berikut:

1. Astaghfirullah hal adzim  (Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung) sebanyak 33x
2. Membaca


Tulisan Arab Dzikir
Allahumma antassalam  waminkassalam tabarakta Ya Dzaljalali wal ikram. 

yang artinya:
“Ya Allah, Engkaulah As-Salaam (Yang selamat dari kejelekan-kejelekan, kekurangan-kekurangan dan kerusakan-kerusakan) dan dari-Mu as-salaam (keselamatan), Maha Berkah Engkau Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Baik.” (HR. Muslim)
Lalu


Tulisan Arab Dzikir
klik untuk memperbesar

Laa ilaaha Illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku walahul Hamdu wahuwa 'alaa kulli syai-inq qodir, Allahumma laa mani 'aa lima a' thoita wala mughthiya lima managhta wala yanfa'u dzaljaddi minkal jaddu.

yang artinya:
“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menolak terhadap apa yang Engkau beri dan tidak ada yang dapat memberi terhadap apa yang Engkau tolak dan orang yang memiliki kekayaan tidak dapat menghalangi dari siksa-Mu.”

3. Membaca


Tulisan Arab Dzikir
klik untuk memperbesar
Laa ilaaha Illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku walahul Hamdu wahuwa 'alaa kulli syai-inq qodir, laa haula wala Quwwata illa billah, laa ilaaha illallahu wala na'budhu illa iyyahu, lahun ni'matu walahul fadhlu walahus sana'ul hasan, laa ilaaha illallahu mukhlisina lahuddin walau karihal khafirun.

yang artinya:

“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan upaya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah dan kami tidak beribadah kecuali kepada Allah, milik-Nya-lah segala kenikmatan, karunia, dan sanjungan yang baik, tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, kami mengikhlashkan agama untuk-Nya walaupun orang-orang kafir benci.”
4. Subhanallah (Maha suci Allah) sebanyak 33x
5. Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah) sebanyak 33x
6. Allahuakbar (Allah Maha Besar) sebanyak 33x

Lengkapi bacaan tersebut menjadi 100 dengan membaca:

Tulisan Arab Dzikir
klik untuk memperbesar
Laa ilaaha Illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku walahul Hamdu wahuwa 'alaa kulli syai-inq qodir


yang artinya:
“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”

Menurut sabda Nabi Muhammad S.A.W:
“Barangsiapa mengucapkan dzikir ini setelah selesai dari setiap shalat wajib, maka diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan. (HR. Muslim 1/418 dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)  

7. Baca Ayat Kursi

Allahu laa ilaha illa Huwa, Al-Hayyul-Qayyum. La ta’khudhuhu sinatun wa la nawm, lahu maa fis-samawati wa maa fil-‘ard. Man dhal-ladhi yashfa’u ‘indahu illa bi-idhnih. Ya’lamu ma baina aidihim wa ma khalfahum, wa la yuhituna bi shai’im-min ‘ilmihi illa bima shaa’a. Wasi’a kursiyuhus-samawati wal ard, wa la ya’uduhu hifdhuhuma Wa Huwal ‘Aliyyul-Adheem.

 Sebab Rasulullah S.A.W bersabda:

"Barangsiapa membaca ayat ini setiap selesai shalat tidak ada yang dapat mencegahnya masuk jannah kecuali maut." 

8.  Setiap selesai sholat wajib, kecuali Subuh dan Maghrib, baca:

  • Surat Al-Ikhlas 1x (Qul Huwallâhu Ahad...dst)
  • Surat Al-Falaq 1x (Qul a'udzu birabbil falaq...dst)
  • Surat An-Naas 1x (Qul a'udzu birabbinnas...dst)

9. Setiap selesai sholat Subuh dan Maghrib, baca bacaan berikut 10x:

Tulisan Arab Dzikir
klik untuk memperbesar
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumiit wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir

yang artinya:
“Tiada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya, bagiNya kerajaan, bagi-Nya segala puja. Dia-lah yang menghidupkan (orang yang sudah mati atau memberi roh janin yang akan dilahirkan) dan yang mematikan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Sunday, August 26, 2018

HARAPAN MAGANG

                     

                                                  HARAPAN SAYA MAGANG
   Saya mau magang di tempat yang sangat terbaik dan juga saya berharap semoga saya magang nanti bisa memperdalam ilmu sya selama belajar di RGI ini di bidang aplikasi perkantoran dan saya benar benar berharap bisa jadi terbaik dalam saya magang nanti terutama dalam bidang kedisiplinan waktu dan tidak mengciwakan perusahan yang saya tempati selama saya magang, dan di dalammagamg saya juga benar-benar berharap semoga saya bisah dalam suruhan apapun walaupun belum sepenuhnya.tapi harapan itu menjadi kita seman gat dan juga saya berharap jangan sampai pas waktunya magang saya lari dari kenyataan itu.
        Dan tantangan apapu aku akan hadapi karena itu akan menjadi sebuah cerminan buat masa depan saya nanti kalau berkerja itu lebih berat dari pada sekolah, dan saya berharap jangan sampai anak aplikasi perkantoran membuat setaf RGI kecewa, dengan kegagalan kita semuah, dan saya yakin dengan perjuangan ini akan menjadi bahan semangat dalam tantangan apapun,tidak setiap sesuatu itu akan terasa indah tapi ada kalanya terasa pahit  harapan saya benar-benar ingin jadi yang terbai dalam magan nanti.
 Dan saya berharap semoga magang nanti menghasilkan yang bisa memuaskan  

                                                                                  MA RAWDOTUT TAUFIQ MUARA ENIM                ...